i PEMROGRAMAN WEB DINAMIS DASAR

Popular Post

Popular Posts

Posted by : Unknown Minggu, 17 Januari 2016


PEMROGRAMAN WEB DINAMIS DASAR

A.  Teknologi aplikasi web berbasis server
Web berdasarka teknologinya terbagi menjadi 2, yaitu web statis dan web dinamis. Sebelum menuju perbedaan web statis dan web dinamis, kita akan membahas persamaannya. Persamaan web statis dan web dinamis yaitu sama-sama keduanya merupakan suatu website yang menampilkan halaman internet yang memuat informasi tertentu. Adapun perbedaannya adalah:
ü  Web statis
Web statis adalah website yang mana pengguna tidak bisa mengubah konten (isi) dari web tersebut secara langsung menggunakan browser. Interaksi yang terjadi antara pengguna dan server hanyalah seputar pemrosesan link saja. Halaman-halaman web tersebut tidak memiliki database, data dan informasi yang ada pada web statis tidak berubah-ubah kecuali diubah syntaxnya. Dokumen web yang dikirim kepada client akan sama isinya dengan apa yang ada diweb server.
Contoh dari web statis adalah web yang berisi profil perusahaan. Disana hanya ada beberapa halaman saja dan kontennya hamper tidak pernah berubah karena konten langsung diletakkan dalam file HTML saja.

ü  Web dinamis
Dalam web dinamis, interaksi yang terjadi antara pengguna dan server sangat komplek. Seseorang bisa mengubah konten dari halaman tertentu dengan menggunakan browser. Request (permintaan)dari pengguna dapat diposes oleh server yang kemudian ditampilkan dalam isi yang berbeda-beda menurut alur programnya. Halaman-halaman web tersebut memiliki database. Web dinamis memiliki data dan informasi yang berbeda-beda tergantung input data yang disampaikan client.

Perbedaan web statis dan web dinamis:
Ø  Ineraksi antara pengunjung dan pemilik web
Dalam web statis tidak dimungkinkan terjadinya interaksi antara pengunjung denga pemilik web. Sementara dala web dinamis terjadi interaksi antara pengunjung dengan pemilik web seperti memberikan komentar, transaksi online, forum, dll.
Ø  Bahasa skrip yang digunakan
Web statis hanya menggunakan html saja, atau paling tidak bisa ditanbah dengan CSS. Sedangkan web dinamis menggunakan bahasa pemrograman web yang lebih komplek seperti PHP, ASP, Java Script, JSP,  dll.
Ø  Penggunaan database
Web statis tidak menggunakan database karena tida ada data yang perlu disimpan dan di proses. Sedangkan web dinamis menggunakan database seperti MySQL, Orade, dll. Untuk menyimpan dan memproses data.
Ø  Konten
Konten dalam web statis hanya diberikan oleh pemilik web dan jarang di update, sementara konten dalam web dinamis bisa berasal dari pengunjung dan bisa juga dari admin (pemilik web).

Berikut ini adalah komponen-komponen penyusun web, baik web statis maupun web dinamis, antara lain:
1.    Bahasa pemrograman (Scriping Language)
Secara garis besar ada 2 kategori:
a)    Client side scriping,
Contohnya: HTML, HTMLS, XHTML, CSS (Casading Sheet Style), Java Script, VBscript, JQuery.
Untuk client side scriping eksekusinya dilakukan pada web browser secara langsung. Ini karena diperintah client side scripng. Library ini disebut web engine
b)    Server side scriping
Contohnya: ASP (Active Server Page), PHP, Java server page.
Untuk server side scriping eksekusinya dilakukan di sisi server oleh sebuah module yang disebut web engine. Contoh, jika menggunakan script PHP, maka enginenya adalah zend engine.
2.    Web editor
Merupakan program aplikasi untuk mengetikan perintah-perintah dokumen web baik client side atau server side. Saat ini banyak tersedia web editor mulai dari yang paling sederhana hingga yang lebih smart.
Contoh: notped, notepad++, adobe dreamweaver, dll.
3.    Web browser
Web browser adalah Suatu program atau software yang digunakan yang digunakan untuk menjelajahi internet atau untuk mencari informasi dari suatu web yang tersimpan di dalam komputer. Dengan menggunakan web browser para pengguna internet dapat mengakses berbagai informasi yang terdapat di internet dengan mudah. Beberapa contoh Web browser diantaranya adalah Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome, Opera Mini dll
4.    Web server
merupakan sebuah software yang memberikan layanan berbasis data dan berfungsi menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada klien yang dikenal dan biasanya kita kenal dengan nama web browser dan untuk mengirimkan kembali yang hasilnya dalam bentuk beberapa halaman web dan pada umumnya akan berbentuk dokumen HTML. itulah pengertian web server sebenarnya. dalam bentuk sederhana web server akan mengirim data HTML kepada permintaan web Browser sehingga akan terlihat seperti pada umumnya yaitu sebuah tampilan
5.    Database server
Adalah sebuah program komputer yang menyediakan layanan pengelolaan basis data dan melayani komputer atau program aplikasi basis data yang menggunakan model klien/server. Istilah ini juga merujuk kepada sebuah komputer (umumnya merupakan server) yang didedikasikan untuk menjalankan program yang bersangkutan. Sistem manajemen basis data (SMBD) pada umumnya menyediakan fungsi-fungsi server basis data, dan beberapa SMBD (seperti halnya MySQL atau Microsoft SQL Server) sangat bergantung kepada model klien-server untuk mengakses basis datanya.
6.    Image editor
Image Editor adalah Perangkat lunak yang digunakan untuk membuat halaman-halaman web, baik yang bersifat statis maupun dinamis. Sebuah web statik adalah salah satu web yang dimaintaining secara manual oleh beberapa orang yang menggunakan software editor, karena di dalam web statik merupakan salah satu website yang isi di dalam website tersebut tidak dimaksudkan untuk di update secara berkala.

Tugas

1.    Lengkapi catatan (penjelasan dari web browser, web server, database server, dan image editor)
2.    Convrent file word ke format Pdf
3.    Kirim ke email: calvin.ambarita@gmail.com
Web Server

Web server yaitu sebuah sarana dari layanan sebuah website atau biasa disebut dengan WWW (world wide web). Sebuah web server akan menunggu sebuah permintaan dari seorang client untuk menggunakan sebuah browser, seperti browser internet explorer, google chrome, Mozilla firefox, opera, dll. Jika ada sebuah permintaan dari browser, maka sebuah web server akan langsung memproses suatu permintaan tersebut dan kemudian akan memberika hasil prosesnya yaitu berupa data yang diinginkan dan akan di tampilkan pada halaman website.
Contoh aplikasi web server:
Ä  Apache
Apache biasa digunakan untuk membuat wesite secara offline dan mendevelop website. Jika sebuah fix berhasil maka akan dijadikan web secara online. Apache yaitu web server yang biasa digunakan pada pemrograman web berbasis server. Biasanya program menginstall di computer local. Apache juga aplikasi open source.
Ä  Xampp
Xampp merupakan paket aplikasi yang digunakan sebagai web server. Paket xampp, yaitu:
a)    Apache
b)    My.Sql
c)    Filezilla
d)    Mercury
e)    Tomcat

PHP & MySQL

Php adalah bahasa pemrograman yang paling banyak dipakai. Php banyak dipakai untuk membuat situs web dinamis. Php (Php Hypertext Preprocessing)
             

Kelebihan Php dari bahasa pemrograman lain:
a.    Bahasa pemrograman Php adalah sebuah bahasa yang tidak melakukan kompilasi dalam penggunaannya.
b.    Web server yang mendukung Php dapat ditemukan dimana-mana seperti apache, IIS, dll.
c.    Dalam sisi pengembangan lebih mudah.
d.    Dalam sisi pemahaman, Php adalah bahasa pemrograman yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.
e.    Php adalah bahasa open source yang dapat digunakan diberbagai system oprasi (linux, unix, machintos, windows, android, dll).







Syntax Php

Kode Php di tulis di teks editor, sama halnya seperti HTML. Kode Php bisa digabung dengan kode HTML, Java script, CSS, dll. Penulisan kode Php harus diawali dengan <?Php dan diakhiri ?>. untuk mengakhiri baris kode Php haru diberi tanda titik koma (;) diakhir baris kode Php. Untuk penulisan komentar diawali dengan tanda (//) atau diantara /* dan */


Contoh:
<html>
<body>
<?php
$text=”DIO PANDINATA PARDEDE”;
echo $text               
 ?>
</body>
</html>




Catatan:
1.    Untuk menjalankan php, maka terlebih dahulu mengaktifkan control xampp (start apache) dalam keadaan tidak error.
2.    Semua file php disimpan di directiri C:\\xampp\.htdocs
3.    Jalankan pada browser dengan mengetikaannya pada url
Contoh: http://localhost/lat_php/widia.php
            127.0.0.1/lat_php/widia.php


Tuliskan atau ketikan Sejarah, pengertian, kelemahan, dan kelebihan MySQL

Jawaban
Sejarah MySQLpada awalnya diciptakan pada tahun 1979, oleh Michael “Monty” Widenius, seorang programmer komputer asal Swedia. Monty mengembangkan sebuah sistem database sederhana yang dinamakan UNIREG yang menggunakan koneksi low-level ISAM database engine dengan indexing. Pada saat itu Monty bekerja pada perusahaan bernama TcX di Swedia.
TcX pada tahun 1994 mulai mengembangkan aplikasi berbasis web, dan berencana menggunakan UNIREG sebagai sistem database. Namun sayangnya, UNIREG dianggagap tidak cocok untuk database yang dinamis seperti web.
TcX kemudian mencoba mencari alternatif sistem database lainnya, salah satunya adalah mSQL (miniSQL). Namun mSQL versi 1 ini juga memiliki kekurangan, yaitu tidak mendukung indexing, sehingga performanya tidak terlalu bagus.
Dengan tujuan memperbaiki performa mSQL, Monty mencoba menghubungi David Hughes (programmer yang mengembangkan mSQL) untuk menanyakan apakah ia tertarik mengembangkan sebuah konektor di mSQL yang dapat dihubungkan dengan UNIREG ISAM sehingga mendukung indexing. Namun saat itu Hughes menolak, dengan alasan sedang mengembangkan teknologi indexing yang independen untuk mSQL versi 2.
Dikarenakan penolakan tersebut, David Hughes, TcX (dan juga Monty) akhirnya memutuskan untuk merancang dan mengembangkan sendiri konsep sistem database baru. Sistem ini merupakan gabungan dari UNIREG dan mSQL (yang source codenya dapat bebas digunakan). Sehingga pada May 1995, sebuah RDBMS baru, yang dinamakan MySQL dirilis.
David Axmark dari Detron HB, rekanan TcX mengusulkan agar MySQL di ‘jual’ dengan model bisnis baru. Ia mengusulkan agar MySQL dikembangkan dan dirilis dengan gratis. Pendapatan perusahaan selanjutnya di dapat dari menjual jasa “support” untuk perusahaan yang ingin mengimplementasikan MySQL. Konsep bisnis ini sekarang dikenal dengan istilah Open Source.
Pada tahun 1995 itu juga, TcX berubah nama menjadi MySQL AB, dengan Michael Widenius, David Axmark dan Allan Larsson sebagai pendirinya. Titel “AB” dibelakang MySQL, adalah singkatan dari “Aktiebolag”, istilah PT (Perseroan Terbatas) bagi perusahaan Swedia.
MySQL Biasanya dikendalikan secara administratif menggunakan bahasa pemrograman PHP yang user interfacenya dalam bentuk phpMyAdmin.
Pengertian MySQLadalah  sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (Bahasa Inggris:database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia.

Kelebihan MySQL
1.       Portabilitas.
MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows,
Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
2.       Perangkat lunak sumber terbuka.
MySQL didistribusikan sebagai perangkat lunak
sumber terbuka, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis.
3.       Multi-user.
MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam waktu yang
bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
4.       Performance tuning.
MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
5.    Ragam tipe data.
 MySQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
6.   Perintah dan Fungsi.
MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
7.    Keamanan.
MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi
terenkripsi.
1.    Skalabilitas dan Pembatasan.
MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah   rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar  baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
2.    Konektivitas.
MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
3.    Lokalisasi.
MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
11.  MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan  bahasa    pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming
Interface).
12.   Klien dan Peralatan.
MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool) yang dapat    digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.



Kekurangan MySQL
·        Untuk koneksi ke bahasa pemrograman visual seperti vb, delphi, dan foxpro, mysql kurang support, karena koneksi ini menyebabkan field yang dibaca harus sesuai dengan koneksi
dari program visual tersebut, dan ini yang menyebabkan mysql jarang dipakai dalam
program visual.
·        Data yang ditangani belum begitu besar
·        Dari sisi security , atau keamanan, yang agak terlalu sederhana bagi sebuah SQL Engine, meskipun tidak sesederhana SQLite yang juga datang dari dunia Open Source dan cukup
digemari para Web Developer .


Oprator PHP

4.  Operator Aritmatika

Operator
Deksripsi
Contoh
Hasil
+
Penambahan
3+4
7
-
Pengurangan
12-6
6
*
Perkalian
3*3
9
/
Pembagian
4/2
2
%
Sisa hasil pembagian
5%2
1
++
Penambahan satu-satu
X=6
X++
X=7
--
Pengurangan satu-satu
X=9
x--
X=8


Contoh:
<html>
<body>
<?php
$x=10;
$y=4;
$a=$x+$y;
Echo $a.”<br>”;
$b=$x-$y;
Echo $b.”<br>”;
$c=$x*$y;
Echo $c.”<br>”;
$d=$x/$y;
Echo $d.”<br>”;
$e=$x%$y;
Echo $e.”<br>”;
?>
</body>
</html>

5.  Operator Pembanding

Operator
Deksripsi
==
Sama Dengan
!=
Tidak Sama Dengan
Lebih Besar Dari
Lebih Kecil Dari
>=
Lebih Besar Sama Dengan
<=
Lebih Kecil Sama Dengan



Contoh:

<html>
<body>
<?php
$x=10;
If($x>10){
echo”x lebih besar dari 10”;
}else if($x==10){
echo”x sama dengan 10”;
}else if($x<10){
echo”x lebih kecil dari 10”;
}
?>
</body>
</html>


6.  Operator Logika

Operator
Deksripsi
&&
Dan
||
Atau
!
Bukan




Contoh:

<html>
<body>
<?php
$x=10;
$y=5;
If($x>8&&$y<6){
echo”true”;
}else{
echo”false”;
}
</body>
</html>

7.  Kondisional di PHP
Kondisisonal berguna untuk mengecek suatu kondisi dan melakukan suatu kode jika kondisi tersebut benar atau salah

If
Syntax:
If(kondisi){
Kode yang dijalankan jika benar
}
Contoh:
<html>
<body>
<?php
$x=10;
If($x==10){
echo”hai apa kabar”;
}
?>
</body>
</html>






If-else-if-else
Jika membutuhkan kondisi yang banyak.
Syntax:
If(kondisi 1){
Kode dijalankan jika kondisi 1 benar
}else if(kondisi 2){
Kode dijalankan jika kondisi 2 benar
}else if(kondisi 3){
Kode dijalankan jika kondisi 3 benar
}else{
Kode dijalankan jika kondisi diatur tidak ada yang benar
}

Contoh:
<html>
<body>
<?php
$nilai=80;
If($nilai<=85){
echo “A”;
}else If ($nilai>=70&&$nilai<85){
echo”B”;
}else If($nilai>=60 &&$nilai<70) {
Eecho”C”;
}ese{
echo “D”;
}
?>
</body>
</html>


Tugas proyek :
cover
Winrar



Switch
Sama seperti if-else-if-else, berguna untuk kondisi yang banyak.
Syntax:
Switch(ekspresi){
Case kondisi 1:
Kode dijalankan jika kondisi 1 benar
Break;
Case kondisi 2:
Kode dijalankan jika kondisi 2 benar
Break;
Case kondisi 3:
Kode dijalankan jika kondisi 3 benar
Break;
}

Contoh:
<html>
<body>
<?php
$buah=”manga”;
Switch($buah){
Case”apple”:
Echo”buahnya adalah apple”;
Break;
Case”manga”:
Echo”buahnya adalah manga”;
Break;
Case”jambu”:
Echo”buahnya adalah jambu”;
Break;
}
?>
</body>
</html>


8.   Looping di PHP

For
Berguna untuk pengulangan yang sudah ditentukan.
Syntax:
For(awal;kondisi;penambahan){
Kode yang dijalankan
}

Contoh:
<html>
<body>
<?php
For($i=1;$i<=10;$i++{
Echo $i.”<br>”;
]
?>
</body>
</html>


While
Berguna untuk kode terus menerus selama kondisi bernilai true
Syntax:
While(kondisi){
Kode untuk dijalankan
}

Contoh:
<html>
<body>
<?php
While($i<=5){
Echo”nomor:”.$i.”</br>”;
$i++;
}
?>
</body>
</html>


9.  For each

Perulangan untuk array yang mempunyai nilai
Syntax:
Foreach (array as value) {
Statement
}
Atau
Foreach (array as $key =>value) {
Statement
}

Contoh:
<html>
<body>
<?php
$arr=array(“satu”,”dua”,”tiga”);
Foreach($arr as $key=>$value){
Echo”key:$key;value:$value<br/>/n”;
}
?>
</body>
</html>



10.           Php array

Variable adalah tempat menyimpan data dalam memory. Atau sering disebut variable khusus untuk menyimpan beberapa nilai dalam suatu variable tunggal.
Type array dalam php, yaitu: numeric array, associative array, multi deminsional array.

a.   Numeric array
Contoh:
<html>
<body>
<?php
$hari[0]="senin";
$hari[1]="selasa";
$hari[2]="rabu";
$hari[3]="kamis";
$hari[4]="jumat";
$hari[5]="sabtu";
$hari[6]="minggu";
echo"sekarang adalah $hari[3] <br/>";
for($i=0;$i<=6;$i++){
echo"$hari[$i]<br/>\n";
}
?>
</body>
</html>

b.   Array associative
Contoh:
<html>
<body>
<?php
array("senin"=>"ayam","selasa"=>
"lele","rabu"=>"tempe",
"kamis"=>"tahu","jumat"=>"teri",
"sabtu"=>"kerupuk","minggu"=>"puasa");
echo"menu hari senin adalah ayam<br/>\n";
?>
</body>
</html>

c.   Multidimonsional array
Berarti array di dalam array. Pemanggilan array ini bisa menggunakan numeric array ataupun associative array.
Contoh:
<html>
<body>
<?php
$makan=array(array("pagi"=>"bubur",
"siang"=>"ayam","sore"=>"bebek"),
Array("pagi"=>"bubur","siang"=>"tahu","sore"=>"tempe"));
echo"manu makan pada hari senin pagi adalah ".$makan[0]["pagi"];
echo"<br/>";
echo"manu makan pada hari senin pagi adalah ".$makan[1]["sore"];
?>
</body>
</html>


Tugas
Buat kode php, dengan hasil seperti di  bawah ini;



Penjumlahan:4+2=6
Pengurangan:4-2=2
Pembagian:4/2=2
Perkalian:4*2=8


Penyelesaian:
<html>
<body>
<?php
$x=4;
$y=2;
echo"penjumlahan: 4 + 2 = ";
$a=$x+$y;
echo $a."<br>";
echo"pengurangan: 4 - 2 = ";
$b=$x-$y;
echo $b."<br>";
echo"pembagian: 4 / 2 = ";
$c=$x/$y;
echo $c."<br>";
echo"perkalian: 4 * 2 = ";
$d=$x*$y;
echo $d."<br>";
?>
</body>
</html>







Kisikisi
1.    Kegunaan dan fungsi apache
2.    Web statis dan dinamis
3.    Type data pada MySQL
4.    5 komponen penyusun web




Praktek
Buatlah kode php dari hasil berikut
Dengan: x=10 dan y=5
Penjumlahan:x+y=15
Pengurangan:x-y=5
Perkalian:x*y=50
Pembagian:x/y=2

Fungsi dalam PHP
Fungsi (function) dalam bahasa pemrograman adalah kode program yang dirancang untuk menyelesaikan sebuah tugas tertentu, dan merupakan bagian dari program utama. Kita dapat membuat fungsi sendiri atau menggunakan fungsi yang dibuat oleh progremer lainnya.
Dalam dunia pemrograman terdapat istilah “lazy programing” yang artinya bukanlah progremer yang malas tetapi, dari pada membuat kode program umum dari dasar, kita bisa menggunakan fungsi yang telah dibuat sebelumnya. Php bahkan menyediakan library fungsi bawaan yang tersedia untuk membantu kita dalam merancang sebuah program.


«  Bentuk umum
Function namafungsi() {
Kode yang dieksekusi
}


Keterangan:
Ä  Namafungsi merupakan namafungsi yang ditentukan sendiri
Ä  Namafungsi tidak bolah diawali dengan angka
Ä  Semua kode php yang dieksekusi benda didalam fungsi, { }

Contoh:
<html>
<body>
<?php
function fungsinama()
{
echo"Nama saya adalah Asep";
}
fungsinama();
?>
</body>
</html>

Menambahkan parameter pada fungsi PHP

Dalam fungsi php, kita bisa menambahkan parameter. Parameter diletakkan dalam tanda kurung setelah namafungsi. Anda bisa memasukkan jumlah parameter lebih dari satu degan menambahkkan tanda koma setelah parameter sebelumnya.

Contoh:
<html>
<body>
<?php
function printnilai($x)
{
echo"Nilai Parameter Adalah: ".$x;
}
$variabelku=2;
printnilai($variabelku);
?>
</body>
</html>


Contoh fungsi dengan lebih dari 1 palameter:
<html>
<body>
<?php
function perkalian($x,$y)
{
$total=$x*$y;
echo "Hasil Dari Perkalian $x Dengan $y Adalah " .$total;
}
$var1=2;
$var2=4;
print perkalian ($var1,$var2);
?>
</body>
</html>

Mengatur nilai defauld pada parameter nilai php

Kita bisa mengatur defauld dari parameter. Bila user tidak memberikan nilai parameter maka secara otomatis fungsi akan memberikan nilai defauld.

Contoh:


<html>
<body>
<?php
function printnama($nama=NULL)
{
echo $nama . "<br/>";
}
printnama("NAMAKU DIO PANDINATA PARDEDE");
printnama();                    
?>
</body>
</html>



Fungsi php dengan nilai kembali

Nilai kembali maksudnya sebuah fungsi akan menghasilkan nilai dan bisa dimasukkan nilainya kesebuah variable dan bisa berguna untuk menetapkan sebuah kondisi. Dengan menambah syntax returnkita akan menghasilkan fungsi nilai kembali.

Contoh:
<html>
<body>
<?php
function perkalian($x,$y)
{
$total=$x*$y;
return $total;
}
$var1=3;
$var2=4;
$nilai_return=perkalian($var1,$var2);
echo"nilai return adalah: " . $nilai_return;
?>
</body>
</html>



Mengelolah database dengan menggunakan MySQL

Database merupakan kumpulan dari table yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu data dan informasi untuk menbantu manusia dalam melakukan pekerjaannya.
Beberapa aplikasi yang digunakan untuk mengelolah database seperti MySQL, SQL Server, oracle, dll yang memiliki keunggulan masing-masing. Materi kali ini kita akan membahas tentang MySQL. Adapun beberapa keuntungan MySQL, antara lain:

5.       Portabilitas.
MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows,
Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
6.       Perangkat lunak sumber terbuka.
MySQLdidistribusikansebagaiperangkatlunak
sumber terbuka, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis.
7.       Multi-user.
MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam waktu yang
bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
8.       Performance tuning.
MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
5.    Ragam tipe data.
 MySQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
6.   Perintah dan Fungsi.
MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
7.    Keamanan.
MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi
terenkripsi.
11. Skalabilitas dan Pembatasan.
MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah   rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar  baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
12. Konektivitas.
MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
13. Lokalisasi.
MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
11. MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan  bahasa  pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming
Interface).
12.  Klien dan Peralatan.
MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool) yang dapat    digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.

Untuk membuat table pada MySQL maka terlebih dahulu kita harus mengerti type-type data MySQL untuk membuat struktur table. Ada tye data pada MySQL adalah sebagai berikut:


1.   Tipe Numerik

Tipe data numerik digunakan untuk menyimpan data numeric (angka). Ciri utama data numeric adalah suatu data yang memungkinkan untuk dikenai operasi aritmatika seperti pertambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Berikut ini tipe field (kolom) di MySQL yang termasuk ke dalam kelompok tipe numerik:

a.  TINYINT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif.
Jangkauan  : -128 s/d 127
Ukuran       : 1 byte (8 bit).

b. SMALLINT

Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif..
Jangkauan  : -32.768 s/d 32.767
Ukuran       : 2 byte (16 bit).

c. MEDIUMINT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif.
Jangkauan  : -8.388.608 s/d 8.388.607
Ukuran       : 3 byte (24 bit)

 d. INT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif.
Jangkauan  : -2.147.483.648 s/d 2.147.483.647
Ukuran       : 4 byte (32 bit).

e. BIGINT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif.
Jangkauan  : ± 9,22 x 1018
Ukuran       : 8 byte (64 bit)

f. FLOAT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan pecahan positif dan negatif         presisi tunggal.
Jangkauan  : 3.402823466E+38 s/d -1.175494351E-38, 0, dan 1.175494351E-38 s/d 3.402823466E+38.
Ukuran       : 4 byte (32 bit).

g. DOUBLE
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan pecahan positif dan negatif presisi ganda.
Jangkauan  : -1.79...E+308 s/d -2.22...E-308, 0, dan 2.22...E-308 s/d 1.79...E+308.
Ukuran       : 8 byte (64 bit).

h. REAL
Penggunaan : Merupakan sinonim dari DOUBLE.

i. DECIMAL
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data bilangan pecahan positif dan negatif.
Jangkauan  : -1.79...E+308 s/d -2.22...E-308, 0, dan 2.22...E-308 s/d 1.79...E+308.
Ukuran       : 8 byte (64 bit).

j. NUMERIC
Penggunaan : Merupakan sinonim dari DECIMAL.

2.  Tipe Date dan Time

Tipe data date dan time digunakan untuk menyimpan data tanggal dan waktu. Berikut ini tipe field (kolom) di MySQL yang termasuk ke dalam kelompok tipe date dan time:

a. DATE
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data tanggal.
Jangkauan  : 1000-01-01 s/d 9999-12-31 (YYYY-MM-DD)
Ukuran       : 3 byte.

b. TIME
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data waktu.
Jangkauan  : -838:59:59 s/d +838:59:59 (HH:MM:SS)
Ukuran       : 3 byte.

c. DATETIME
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data tanggal dan waktu.
Jangkauan   : '1000-01-01 00:00:00' s/d '9999-12-31 23:59:59'
Ukuran       : 8 byte.

d. YEAR
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data tahun dari tanggal.
Jangkauan  : 1900 s/d 2155
Ukuran       : 1 byte.

3.  Tipe String (Text)

Tipe data string digunakan untuk menyimpan data string (text). Ciri utama data string adalah suatu data yang memungkinkan untuk dikenai operasi aritmatika seperti pertambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Berikut ini tipe field (kolom) di MySQL yang termasuk ke dalam kelompok tipe string:

a. CHAR
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data string ukuran tetap.
Jangkauan   : 0 s/d 255 karakter

b. VARCHAR

Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data string ukuran dinamis.
Jangkauan   : 0 s/d 255 karakter (versi 4.1), 0 s/d 65.535 (versi 5.0.3)

c. TINYTEXT
Penggunaan  : digunakan untuk menyimpan data text.
Jangkauan    : 0 s/d 255 karakter (versi 4.1), 0 s/d 65.535 (versi 5.0.3)

d.TEXT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data text.
Jangkauan  : 0 s/d 65.535 (216 - 1) karakter

e. MEDIUMTEXT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data text.
Jangkauan  : 0 s/d 224 - 1 karakter

f. LONGTEXT
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data text.
Jangkauan  : 0 s/d 232 - 1 karakter

4. TIPE BLOB (BINER)
Tipe data blob digunakan untuk menyimpan data biner. Tipe ini biasanya digunakan untuk menyimpan kode-kode biner dari suatu file atau object. BLOB merupakan singkatan dari Binary Large Object. Berikut ini tipe field (kolom) di MySQL yang termasuk ke dalam kelompok tipe blob:

a. BIT (sejak versi 5.0.3)
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data biner.
Jangkauan  : 64 digit biner

b. TINYBLOB

Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data biner.
Jangkauan  : 255 byte

c. BLOB
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data biner.
Jangkauan  : 216 - 1 byte

d. MEDIUMBLOB
Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data biner.
Jangkauan  : 224 - 1 byte

e. LONGBLOB

Penggunaan : digunakan untuk menyimpan data biner.
Jangkauan  : 232 - 1 byte

5. Tipe Data yang Lain
Selain tipe data di atas, MySQL juga menyediakan tipe data yang lain. Tipe data di MySQL mungkin akan terus bertambah seiring dengan perkembangan versi MySQL. Berikut ini beberapa tipe data tambahan MySQL:

a. ENUM
Penggunaan : Enumerasi (kumpulan data).
Jangkauan  : Sampai dengan 65535 string.

b. SET 
Pengunaan : Combination (himpunan data).
Jangkauan : Sampai dengan 255 string anggotas.

Contoh: suatu sekolah mempunyai system informasi perpustakaan,
Nama database: perpusDB
Table: anggota, buku, peminjaman, pengembalian
Struktur table anggota:

File name
Data type
lenght
keterangan
Nis
varchar
10
Primarykey
Nm_Siswa
varchar
25

Tmp_Lahir
varchar
30

Tgl_Lahir
Date/time


Agama
varchar
15

Alamat
varchar
50

No_hp
varchar
12







Untuk membuat database menggunakan Xampp:
1.    Aktifkan apache & MySQL
2.    Buka browser
3.    Ketikan url: localhost/phpmyadmin atau 127.0.0.1/phpmyadmin
4.    Untuk membuat database baru dengan cara mengklik menu database, buat nama database, klik go.
5.    Membuat name
6.    Membuat table, klik database yang sudah dibuat.
Create table      filed

Anggota          7         Go








ü  Membuat database dengan perintah SQL
Untuk membuat database degam perintah MySQL adalah dengan perintah create.
Create Database NamaDatase;

Contoh:
Create database rumahsakitDB;

ü  Membuat table dengan perintah SQL
Bentuk umum:
Create table namatabel(
Fieldname)
Contoh:
Create table pasien(
No_pasien varchar (10) primarykey,
Nm_pasien varchar (25),
Sex char (10),
Umur int,
Alamat varchar (50),
Penyakit varchar (30))


tugas
1.    Buat database apotik
2.    Buat table obat dengan struktur

Fieldname
Data type
Size
Deksripsi
Kd_obat
varchar
10
Primary key
Nm_obat
varchar
30

Jenis_obat
varchar
30

Harga
double


Stok
int



Kode SQL:
Create table obat(
kd_obat varchar (10) primary key,
Nm_obat varchar (30),
Jenis_obat varchar (30),
Harga double,
Stok int)


ü  Mengisi record data tabel
Untuk mengisi data pada table dapat dilakukan dengan cara:
klick table tertentu pada database kemudian pilih insert dengan data sebagai berikut:

Nis
Nm_siswa
Tmp_lahir
Tgl_lahir
Agama
alamat
No_hp
11111255
Elfita harefa
nias
17 agustus 1995
Kristen protestan
Jln. sibolga no.10
087721210011
11111256
Dio pardede
Batunabolon
19 september 1997
Kristen protestan
p.siantar
087721210012
11111257
Desy anggraini
p.batu selangit
13 juni 1999
Islam
p.batu selangit
087721210013
11111258
Imel Debora
Paneh tongah
07 september 1998
Katolik
Paneh tongah
087721210014
11111259
Widia krisjayanti
sinaksak
03 maret 1999
Islam
Pasar baru
087721210015


PENANGANAN FORM PADA PHP
Form inputan dibuat dengan tag html. Halaman yang mengandung form murni (tidak ada skrip php) tidak harus disimpan dalam bentuk php, biasa dalam bentuk html.
Untuk merancang sebuah form inputan, setidaknya ada tiga hal metode peneriman data form, yaitu:
1.    Method.
Method dari sebuah form menentukan bagaimana data inputan form digiring. Method ini ada dua macam, yaitu GET dan POST. Method ini menentukan bagimana data inputan dikirim dan diproses oleh php.
2.    Action.
Action darai sebuah form menentukan dimana data inputan dari form diproses. jika action ini dikosongkan, maka dianggap proses form terjadi dihalaman yang sama jadi halaman form dan halaman proses bisa saja dipisah atau dijadikan satu.
3.    Slubmit button.
Slubmit button merupakan sebuah tombol yang berfungsi sebagai trigger pengiriman data dari form inputan jika tombol iini ditekan, maka data form akan dikrimkan (diproses) dihalaman yang telah ditentukan pada atribut action.

Berbagai cara penanganan form
Cara1: menyatukan antara form dan proses
Proses pengolahan form dilakukan dihalaman yang sama dengan form inputannya. Jika proses penanganan form berada disatu halaman, maka falue atribut actionpada tag home tidak perlu diisi (dikosongkan).


Contoh:
Nama file: input01.php
<html>
<head><title> pengolahan form </title></head>
<body>
<Form Action=" "METHOD="POST" NAME="input">
Nama Anda: <input type="text" name="nama"><br>
<input type="submit" name="input" Value="input">
</Form>
</body>
</html>
<?php
If(isset($_POST['input'])){
$nama=$_POST['nama'];
echo "Nama Anda:<b> $nama</b>";
}
?>


Hasil output:



Cara2: memisahkan antara form dan proses.
Proses pengolahan formdilakukan dihalaman yang terpisah dengan form inputannya. Jika proses penanganan form berada dilakukan dihalaman yang berbeda, maka value atribut action pada tag form harus diisi dengan alamat halaman tempat proses pengolahan form.

Contoh:
Nama file: input02.php
<html>
<head><title> Memisahkan Antara Form Proses </title></head>
<body>
<form Action="proses02.php" METHOD="POST" name="input">
Nama Anda: <input type="text" name="nama"><br>
<input type="submit" name="input" Value="input">
</form>
</body>
</html>




Outputnya:


Nama file: proses02.php
<?php
if(isset($_POST['input'])){
$nama=$_POST['nama'];
echo "Nama Anda: <b> $nama </b>";
}
?>

Tugas
Nama file: input04.php
<html>
<head><title> Pengolahan Form </title></head>
<body>
<Form Action="proses04.php" METHOD="POST" NAME="input">
Sahabat-sahabat Dekatku<br>
<input type="text" name="nama1"><br>
<input type="text" name="nama2"><br>
<input type="text" name="nama3"><br>
<input type="text" name="nama4"><br>
<input type="submit" name="input" Value="input">
</Form>
</body>
</html>

Nama file: proses04.php
<?php
if(isset($_POST['input'])){
$nama1=$_POST['nama1'];
$nama2=$_POST['nama2'];
$nama3=$_POST['nama3'];
$nama4=$_POST['nama4'];
echo "Nama Sahabat-sahabat Dekatku: <br><b></b>";
echo $nama1."<br>";
echo $nama2."<br>";
echo $nama3."<br>";
echo $nama4."<br>";
}
?>












Nama file: input05.php
<html>
<head><title> Login Here </title></head>
<body>
<Form Action="proses05.php" METHOD="POST" NAME="input">
<h2>Login Here...</h2>
Username: <input type="text" name="Username"><br>
Password: <input type="Password" name="Password"><br>
<input type="Submit" name="Login" Value="Login">
<input type="Reset" name="Reset" Value="Reset">
</Form>
</body>
</html>

Nama file: proses05.php
<?php
if(isset($_POST['Login'])){
$user=$_POST['Username'];
$pass=$_POST['Password'];
if ($user == "achmatim" && $pass == "123"){
echo "<h2> Login Berhasil </h2>";
} else {
echo "<h2> Login Gagal </h2>";
}
}
?>




Form input type radio
Pada inputan jenis radio button, user hanya bisa memilih satu plihan diantara beberapa pilihan.
Contoh:
Nama fied: input06.php
<html>
<head><title> Pilih Jurusan </title></head>
<body>
<Form Action="proses06.php" METHOD="POST" NAME="input">
<h2>Pilih Jurusan: </h2>
<input type="radio" name="Jurusan" Value="RPL" chaked> Rekayasa Perangkat Lunak<br>
<input type="radio" name="Jurusan" Value="TKJ" chaked> Teknik Komputer Jaringan<br>
<input type="radio" name="Jurusan" Value="Animasi" chaked> Animasi<br>
<input type="radio" name="Jurusan" Value="Multimadia" chaked> Multimadia<br>
<input type="Submit" name="Pilih" Value="Pilih">
</Form>
</body>
</html>

Output: input06.php


Nama field: proses06.php
<?php
if(isset($_POST['Pilih'])){
$Jurusan=$_POST['Jurusan'];
echo "Jurusan Anda Adalah<b><font color='red'> $Jurusan</font></b>";
}
?>



Output: proses06.php

Form input type checkbox
Form inputan jenis checkbox, user dimungkinkan memilih lebih dari satu pilihan.
Contoh:
Nama field: input07.php
<html>
<head><title> Inputan Checkbox </title></head>
<body>
<Form Action="proses07.php" METHOD="POST" NAME="input">
<h2>Pilih Jurusan: </h2>
<input type="Checkbox" name="Guru1" Value="Jonie" chaked> Jonie<br>
<input type="Checkbox" name="Guru2" Value="Mona" chaked> Mona<br>
<input type="Checkbox" name="Guru3" Value="Mary" chaked> Mary<br>
<input type="Checkbox" name="Guru4" Value="Tri" chaked> Tri<br>
<input type="Submit" name="Pilih" Value="Pilih">
</Form>
</body>
</html>

Output: input07.php
Nama field: proses07.php

<?php
if(isset($_POST['Pilih'])){
echo "Guru Kesukaan Anda Adalah: <br>";
if(isset($_POST['Guru1'])){
echo"+".$_POST['Guru1']."<br>";
}
if(isset($_POST['Guru2'])){
echo"+".$_POST['Guru2']."<br>";
}
if(isset($_POST['Guru3'])){
echo"+".$_POST['Guru3']."<br>";
}
if(isset($_POST['Guru4'])){
echo"+".$_POST['Guru4']."<br>";
}
}
?>


Output: proses07.php
Fungsi operasi tanggal pada PHP

Fungsi dalam operasi tanggal diPHP yang utama dan sering digunakan adalah fungsi date(). Fungsi ini akan menghasilkan tanggal dan waktu server sekarang. Beberapa pilihan parameter dari fingsi date() ini dapat dilihat pada table berikut ini:

Contoh:
Nama file: date01.php
<html>
<?php
//sekarang tanggal 12 november 2015 09:52:59
echo "<br>".date("d/m/Y H:i:s");     //12/11/2015 09:52:59
echo "<br>".date("F j,Y,g:i a");     //november12,2015,09:52:59AM
echo "<br>".date("d.m.y");
echo "<br>".date("Ymd");    
echo "<br>".date('j-m-y,it is w day z');
echo "<br>".date('\i\t \i\s \t\h\e jS \d\a\y.');
?>

Output: date01.php



MEMAHAMI PEMBUATAN APLIKASI PADA WEB SERVER
Yang dimaksudkan dengan aplikasi interaktif yaitu adanya interaksi yang dilakukan user terhadap web server atau interaksi antar user melalui web server ketika sebuah aplikai menyediakan layanan input data, chating dan layanan lainnya. Itulah yang dimaksud dengan aplikasi interaktif dalam tingkat profesional aplikasi interaktif sudah sangat kompleks dilakukan atau diimplementasikan di berbagai bidang seperti telekomunikasi, keuangan bisnis dan lain-lain.
Pada materi ini kita akan mempelajari pembuatan aplikasi interaktif sederhana dengan PHP dan MySQL, salah satu diantaranya adalah aplikasi berita.
Beberapa hal yang penting untuk merancang aplikasi berita:
·         Merancang struktur database
·         Membuat file koneksi database
·         Membuat halaman input berita
·         Menampilkan berita terbaru dihalaman depan
·         Menampilkan berita lengkap
·         Membuat halaman arsip berita
·         Membuat halaman edit berita
·         Membuat halaman delete berita
·         Membuat CSS
Merangcang struktur database
Untuk membuat aplikasi berita sedehana, langkah pertama adalah merancang tabel-tabel data base yang diperlukan secara sedehana, struktur tabel dapat dibuat dengan spesifikasi sebagai berikut:
1.    Tabel berita
Nama Field
Tipe
Panjang
Keterangan
id_berta
Integer
5
primery key, auto increment
id_kategori
Integer
5
foreign key
Judul
Varchar
100

Headline
Text
-

Isi
Text
-

Pengirim
Varchar
15

Tanggal
Datetime
-


2.    Tabel Kategori
Nama field
Tipe
Panjang
Keterangan
id_kategori
Integer
3
primery key, auto increment
nm_kategori
Varchar
30

Deskripsi
Varchar
100




Berikut ini perintah SQL untuk membuat tabel berita :
Create table berita(
Id_berita integer(5)unsigned not null primary key auto_increment,
Id_kategori integer(3)unsigned not null default ‘0’,
Judul varchar(100) not null default ‘ ‘,
Headline text not null,
Isi text notnull,
Pengirim varchar(15) not null default ‘ ‘,
Tanggal datetime not null default ‘0000-00-00 00:00:00’)
 







Create table(
Id_kategori integer(3) unsigned not null primary key auto_increment,
Nm_kategori varchar(30) not null default ‘ ‘,
Dekripsi varchar(200) not null default ‘ ‘)
Berikut ini perintah untuk membuat tabel kategori :






Membuat direktori web

Buatlah sebuah polder dengan nama berita, pada direktori c:/xampp/htdocs

Membuat file koneksi database



nama file : koneksi.php
<?php
$host="localhost";
$user="root";
$pass="";
$dbnm="pw2";

$conn=mysql_connect ($host,$user,$pass);
if ($conn) {
$buka=mysql_select_db ($dbnm);
if (!$buka) {die ("database tidak dapat di buka");
}
}
else {
die ("server mysql tidak terhubung");
}
?>














Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Dio the Designer - Devil Survivor 2 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -